Membaca buku habiburrahman el shirazy dua malam berturut-tutut tidak membuat saya merasa ngantuk tapi justru sebaliknya. Sebuah cerita roman yang religius, membawa setiap pembacanya mengarungi sisi kehidupan yang lain. sambil tersenyum simpul, dan seraya berucap semoga bisa menjadi seperti fahri. Amien…. beruntungnya saya dapat membaca buku ini setelah kawan sekontrakan saya membelinya beberapa hari yang lalu. Entah apa yang menggerakkan kawan saya untuk membelinya, tapi dia tau bahwa penulis buku ini adalah sama yang menulis buku pudarnya pesona Cleopatra.