Sudah dua hari berturut-turut ( kemarin & tadi ) saya melakukan ‘tour’ mengitari kota surabaya dan sidoarjo. ( sendiri lagi…kesian kan ). dengan berbekal sangu ala kadarnya ( kamera, gps, pulpen, kertas kosong, 10 form.angket survey dari Din. Pertanahan pemprof. jatim + sebotol air mineral ) tour dimulai. KESAN : Tour diperkotaan ternyata labih menjemukan dibanding tour mengitari daerah pinggiran kota. jalanan macet, panas and view finder kita terbatasi oleh banyaknya dinding-dinding beton pertokoan dan perkantoran. sangat berbeda dengan derah pinggiran kota. hawa udara yang tidak terlalu panas, ada sawah, sungai, tambak,..

SEmpeet motretin juga suasana pas melewati pinggiran kota sidoarjo, tepatnya di desa banjar kemuning (koordinat 07.38197* LU, 112.80794*BT ). disana terdapat puluhan hektar tambak ( udang, bandeng ) dan hamparan sawah garam. mo liat kan potonya…

 

( gundukan berwarna putih itu garam lho..) 

 

 walaupun harganya g seberapa mahal (dibanding garam2 berlabel ), petani garam ini tetap terus berproduksi. untung ada para petani garam ini…klo g ada kan kasian indra perasa kita , kekurangan satu rasanya ( assinn ).

 

ini merupakan muara dermaga nya kapal2 nelayan bersandar ( msh diderah banjara kemuning ). 

 

ditengah membumbungnya harga bahan bakar solar, para nelayan ini tetap melaut. ( sudah tiadakah  subsidi solar untuk para nelayan ini ? )  kapan nasib mereka akan berubah jika kondisi perekonomian bangsa kita msh tetap seperti ini ?

* wahyugiri .red