<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>a long journey</title>
	<link>http://bayusastra.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 04:54:50 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Teknologi Cloud Computing/SaaS/PaaS</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2009/04/12/teknologi-cloud-computingsaaspaas-3/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2009/04/12/teknologi-cloud-computingsaaspaas-3/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 12 Apr 2009 04:54:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>IT | Center</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2009/04/12/teknologi-cloud-computingsaaspaas-3/</guid>
		<description><![CDATA[	  Cloud computing adalah pengembangan dan komputasi berbasiskan internet (cloud). Artinya segala komputasi dilakukan melalui perantara internet dan dilakukan di tempat lain yang berisi kumpulan server. Dari cloud computing kemudian lahir istilah2 berikut:      * SaaS (Software as a Services), software atau aplikasi yang diakses melalui clodu (Internet).   [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>  Cloud computing adalah pengembangan dan komputasi berbasiskan internet (cloud). Artinya segala komputasi dilakukan melalui perantara internet dan dilakukan di tempat lain yang berisi kumpulan server. Dari cloud computing kemudian lahir istilah2 berikut:      * SaaS (Software as a Services), software atau aplikasi yang diakses melalui clodu (Internet).     * PaaS (Platform as a Services), platform bagi system administrator atau programmer untuk men-deploy aplikasi ke cloud.     * IaaS (Infrastructure as a Services), resources (server, jaringan, dll) untuk sebagai tempat cloud deployment. </p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>source :http://dhiku.wordpress.com/2009/01/25/tren-teknologi-informasi-dalam-resesi-global/ </p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2009/04/12/teknologi-cloud-computingsaaspaas-3/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>untitled</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/11/04/untitled-2/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/11/04/untitled-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 Nov 2008 09:07:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/11/04/untitled-2/</guid>
		<description><![CDATA[	Yunus ash-Shadfi, seorang ulama yang sezaman dengan imam asy-Syafi&#8217;i berkata, &quot; Saya berbeda pendapat dengan asy-Syafi&#8217;i dalam suatu masalah, lalu kami berpisah. Ketika kami bertemu, asy-Syafi&#8217;i mengambil tanganku dan berkata, &quot;Wahai saudaraku! apakah perselisihan pendapat antara kita tentang suatu permasalahan menghalangi kita untuk saling bersaudara ?&quot;Yunus berkata, &quot; Saya tidak melihat ada orang yang lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Yunus ash-Shadfi, seorang ulama yang sezaman dengan imam asy-Syafi&#8217;i berkata, &quot; Saya berbeda pendapat dengan asy-Syafi&#8217;i dalam suatu masalah, lalu kami berpisah. Ketika kami bertemu, asy-Syafi&#8217;i mengambil tanganku dan berkata, &quot;Wahai saudaraku! apakah perselisihan pendapat antara kita tentang suatu permasalahan menghalangi kita untuk saling bersaudara ?&quot;<br />Yunus berkata, &quot; Saya tidak melihat ada orang yang lebih bijak darinya&quot; <em>(Siyar -Nubula&#8217;, X/16)</em></p>
	<p>&nbsp;<br />Dicupllik dari buku &quot;Bimbingan Menuntut Ilmu&quot;,&nbsp; Syaikh Abdul Aziz bin Muhammad as-Sadhan)&nbsp;</p>
<em />
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/11/04/untitled-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>menakar supervised</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/30/menakar-supervised/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/30/menakar-supervised/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Oct 2008 17:11:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>computer science</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/30/menakar-supervised/</guid>
		<description><![CDATA[	Kalau anda bayangkan berapa jumlah perceptron (jaringan saraf) pada otak manusia? &quot;yup, kira2 10 pangkat 13&quot;,&nbsp; lalu berapa jumlah dendritnya ? &quot;kira2 10 pangkat 15&quot;, berarti memang tubuh kita telah memiliki banyak sensor bukan (ref. supervised neural network) . Artinya disaat yang bersamaan, tubuh kita menerima banyak inputan (suara, pandangan, konsentrasi, suhu, rasa dll). (subhanallah). [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Kalau anda bayangkan berapa jumlah perceptron (jaringan saraf) pada otak manusia? &quot;yup, kira2 10 pangkat 13&quot;,&nbsp; lalu berapa jumlah dendritnya ? &quot;kira2 10 pangkat 15&quot;, berarti memang tubuh kita telah memiliki banyak sensor bukan (ref. <em>supervised neural network</em>) . Artinya disaat yang bersamaan, tubuh kita menerima banyak inputan (suara, pandangan, konsentrasi, suhu, rasa dll). (subhanallah). Nah, mampukah sebuah robot melakukan hal yang sama seperti kita , manusia?</p>
	<p>&nbsp;Didalam metode pelatihan ini, (supervised), agar robot dapat memilih dengan benar dari sebuah inputan, sekurang-kurangnya data yang berhubungan dengan inputan sekitar 60%&nbsp; data terkait,&nbsp; sehingga nantinya diperoleh hasil pelatihan yang diinginkan.</p>
	<p>Terdapat banyak metode yang dikembangkan dari pelatihan terbimbing ini, diantaranyaa , Neural network, backpropagation, LVQ, PCA, PSO. diantarnya masing memiliki kelebihan dalam proses pelatihannya dan tentu untuk pemecahan masalah tertentu pula.</p>
	<p>(continued)&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/30/menakar-supervised/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Indonesia menyongsong ?</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/22/indonesia-menyongsong/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/22/indonesia-menyongsong/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 14:03:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>opinion</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/22/indonesia-menyongsong/</guid>
		<description><![CDATA[	&quot;Membuat mesin berpikir layaknya manusia ?&quot;. Dapatkah ? , &quot;tentu saja&quot;, jepang sudah mulai mengembangkan sejak beberapa dekade yang lalu. &quot;hasilnya?&quot;&#8230;yah kita tunggu saja. yang jelas, imajinasi Steven Spilberg dalam&nbsp; filmnya&nbsp; artificial intelligent sudah akan-benar-benar terwujud. Gilaa!!. (apanya yg gila , yuu..)&#8230;yaa &#8230;itu gila &quot;otaknya&quot;. Mau dikemanain manusia klo ntar tuh robot dibuat massal?&nbsp; &quot; [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&quot;Membuat mesin berpikir layaknya manusia ?&quot;. Dapatkah ? , &quot;tentu saja&quot;, jepang sudah mulai mengembangkan sejak beberapa dekade yang lalu. &quot;hasilnya?&quot;&#8230;yah kita tunggu saja. yang jelas, imajinasi <em>Steven Spilberg</em> dalam&nbsp; filmnya&nbsp; <em>artificial intelligent</em> sudah akan-benar-benar terwujud. Gilaa!!. (apanya yg gila , yuu..)&#8230;yaa &#8230;itu gila &quot;otaknya&quot;. Mau dikemanain manusia klo ntar tuh robot dibuat massal?&nbsp; &quot; ya&#8230;g kemana-mana&#8230;emang bisa kemana ?&quot;&nbsp; <em>(are you ready!!)</em>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/22/indonesia-menyongsong/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Individual Social Responsibility</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/22/individual-social-responsibility/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/22/individual-social-responsibility/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Oct 2008 13:43:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>opinion</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/22/individual-social-responsibility/</guid>
		<description><![CDATA[	Sebenernya istilah yang saya gunakan pada judul tulisan ini tidak lepas dari istilah CSR (corporate social responsibilty). Kalau dalam lingkup yang lebih sempit , human (kita) sebagai mahluk sosial yang sangat tergantung dengan manusia lainnya. Sebetulnya pun, tanpa ada istilah (judul) diatas, kehidupan bermasyarakat yang saling tolong-menolong (bisa saya sebut gotong royong?) telah ada. Setiap [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Sebenernya istilah yang saya gunakan pada judul tulisan ini tidak lepas dari istilah CSR (corporate social responsibilty). Kalau dalam lingkup yang lebih sempit , <em>human</em> (kita) sebagai mahluk sosial yang sangat tergantung dengan manusia lainnya. Sebetulnya pun, tanpa ada istilah (judul) diatas, kehidupan bermasyarakat yang saling tolong-menolong (bisa saya sebut gotong royong?) telah ada. Setiap individu menjadi jejaring pengaman bagi lingkungan sekitarnya (teman/tetangga/&#8230;). dan jika itu lebih sedikit di <em>manage</em>, bukan tidak mungkin dapat menyelesaikan permasalahan-permasalahan mendasar dalam masyarakat kita ?.</p>
	<p></p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/10/22/individual-social-responsibility/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ibnu Haitham, Ilmuwan Islam Peletak Dasar Penciptaan Kamera</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/07/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/07/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 04:14:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>teknologi dan ilmuwan islam</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/07/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/</guid>
		<description><![CDATA[	

 



                     
	



	
                                 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<table width="85%" cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" align="center">
<tr>
<td valign="top"><font></font><font color="#880000"> </font><br />
<table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" class="size10">
<tr>
<td height="10" colspan="6"></td>
                     </tr>
	<tr>
<td width="20" height="25">
<div align="center"><img width="8" height="8" border="0" src="http://www.kebunhikmah.com/images/bullet.gif" /></div>
</td>
	<td width="58"></td>
                                            </tr>
                   </table>
	<table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" class="size10">
<tr>                                                                    </tr>
                   </table>
 </td>
                 </tr>
             </table>
	<p>(Seri Ilmuwan Islam)&nbsp;</p>
	<p>Diakui atau tidak kamera merupakan salah satu penemuan dan karya manusia yang terbilang sangat fenomenal. Melalui kamera, manusia bisa merekam dan mengabadikan beragam bentuk gambar mulai dari sel manusia hingga galaksi di luar angkasa. Teknologi kamera kini dikuasai Jepang dan negara Barat. </p>
	<p> Namun tahukah Anda bahwa prinsip-prinsip dasar kerja seluruh kamera telah diletakkan seribu tahun lalu oleh seorang sarjana Muslim? Peletak prinsip kerja kamera itu tak lain dan tak bukan adalah Ibnu Haitham. Dia adalah fisikawan Muslim terkemuka di era kekhalifahan. Beragam bidang ilmu seperti matematika, astronomi, kedokteran. dan kimia dikuasainya. Namun, dia paling jago dalam bidang optik dan fisika. Dialah pendiri fisika modern.</p>
	<p> Salah satu karya Al-Haitham yang paling menumental adalah ketika bersama muridnya, Kamaluddin berhasil meneliti dan merekam fenomena kamera obscura. Penemuan itu berawal ketika Al-Haitham mempelajari gerhana matahari. Untuk mempelajari fenomena gerhana, Al-Haitham membuat lubang kecil pada dinding yang memungkinkan citra matahari semi nyata diproyeksikan melalui permukaan datar. </p>
	<p> Kajian ilmu optik berupa kamera obscura itulah yang mendasari kinerja kamera yang saat ini digunakan umat manusia. Oleh kamus Webster, fenomena ini secara harfiah diartikan sebagai ruang gelap. Biasanya bentuknya berupa kertas kardus dengan lubang kecil untuk masuknya cahaya. Teori yang dipecahkan Al-Haitham itu telah mengilhami penemuan film yang kemudiannya disambung-sambung dan dimainkan kepada para penonton. </p>
	<p> Istilah kamera obscura yang ditemukan Al-Haitham pertama kali diperkenalkan di Barat oleh Joseph Kepler (1571 M - 1630 M). Terinspirasi kamera obscura dari Al-Haitam, pada tahun 1827 Joseph Nicephore Niepce di Prancis mulai menciptakan kamera permanen. Sekitar 60 tahun kemudian George Eastman lalu mengembangkan kamera yang lebih cangghi pada zamannya. Sejak itulah, kamera terus berubah mengikuti perkembangan teknologi. hri</p>
	<p>&nbsp;Smbr. :dicuplik dari :http://www.kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=320</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/07/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>(untuk  direnungkan)</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/26/untuk-direnungkan/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/26/untuk-direnungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 09:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>islam</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/26/untuk-direnungkan/</guid>
		<description><![CDATA[	 	  	 Memahami Hakikat Pernikahan Dalam Islam 	      
	
	 
	 Pernikahan bisa dipahami sebagai akad untuk beribadah kepada Allah, akad untuk menegakkan syariat Allah, akad untuk membangun rumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah. 
	 Pernikahan juga akad untuk meninggalkan kemaksiatan, akad untuk saling mencintai karena Allah, akad untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<h3 class="post-title"> 	  	 Memahami Hakikat Pernikahan Dalam Islam 	      </h3>
	</p>
	<div align="justify"> </div>
	<div align="justify"> Pernikahan bisa dipahami sebagai akad untuk beribadah kepada Allah, akad untuk menegakkan syariat Allah, akad untuk membangun rumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah. </div>
	<div align="justify"> Pernikahan juga akad untuk meninggalkan kemaksiatan, akad untuk saling mencintai karena Allah, akad untuk saling manghargai dan menghormati, akad untuk saling menerima apa adanya, akad untuk saling menguatkan keimanan, akad untuk saling membantu dan meringankan beban, akad untuk saling menasihati, akad untuk setia kepada pasangannya dalam suka dan duka, dalam kefakiran dan kekayaan, dalam sakit dan sehat. </div>
	<div align="justify"> Pernikahan berarti akad untuk meniti hari-hari dalam kebersamaan, akad untuk saling melindungi, akan untuk saling memberikan rasa aman, akad untuk saling mempercayai, akad untuk salinng menutupi aib, akad untuk saling mencurahkan perasaan, akad untuk berlomba menunaikan kewajiban, akad untuk saling memaafkan kesalahan, akad untuk tidak menyimpan dendam dan kemarahan, akad untuk tidak mengungkit-ungkit kelemahan, kekurangan dan kesalahan. </div>
	<div align="justify"> Pernikahan adalah akad untuk tidak melakukan pelanggaran, akad untuk tidak saling menyakiti badan, akad untuk lembut dalam perkataan, akad untuk santun dalam pergaulam, akad untuk indah dalam penampilan, akad untuk mesra dalam mengungkapkan keinginan, akad untuk saling mengembangkan potensi diri, akad untuk adanya saling keterbukaan yang melegakan, akad untuk saling menumpahkan kasih sayang, akad untuk saling merindukan, akad untuk tidak adanya pemaksaan kehendak, akad untuk tidak saling membiarkan, akad untuk tidak saling meninggalkan.</div>
	<div align="justify"> </div>
	<div align="justify"> Pernikahan juga bermakna akad untuk menebarkan kebajikan, akad untuk mencetak generasi berkualitas, akad untuk siap menjadi bapak dan ibu bagi anak-anak, akad untuk membangun peradaban dan akad untuk untuk segala yang bernama kebaikan.</p>
	<p>Dikutip dari Buku &ldquo;Pernak-pernik Rumah Tangga Islami&rdquo; Cahyadi Takariawan. </div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/26/untuk-direnungkan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>mengenal Digital Image Processing</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/02/20/mengenal-digital-image-processing/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/02/20/mengenal-digital-image-processing/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 13:55:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>computer science</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/02/20/mengenal-digital-image-processing/</guid>
		<description><![CDATA[	Digital Image Proccess merupakan cabang ilmu pengetahuan yang membahas tentang image (gambar/citra). Tentang bagaimana citra/image itu dibuat, kemudian diteliti sumber/nilai data (digital) perangkainya dan pemanfaatanya saat ini.
	Sebuah image/gambar merupakan visualisasi 2Dimensi dari objek yang diambil. Gambar 2 dimensi ini memiliki bentuk (sebagai pengenalnya) dan juga warnanya.
	Pada dasarnya gambar-gambar ini memiliki nilai biner (matrix) sesuai dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Digital Image Proccess merupakan cabang ilmu pengetahuan yang membahas tentang image (gambar/citra). Tentang bagaimana citra/image itu dibuat, kemudian diteliti sumber/nilai data (digital) perangkainya dan pemanfaatanya saat ini.</p>
	<p>Sebuah image/gambar merupakan visualisasi 2Dimensi dari objek yang diambil. Gambar 2 dimensi ini memiliki bentuk (sebagai pengenalnya) dan juga warnanya.</p>
	<p>Pada dasarnya gambar-gambar ini memiliki nilai biner (matrix) sesuai dengan warnanya. Data-data tersebut tersusun didalam matrik berdasarkan ukuran image (data) nya. (..bersambung)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/02/20/mengenal-digital-image-processing/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Sudah Ramadhan Lagi&#8230;</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2007/09/26/sudah-ramadhan-lagi/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2007/09/26/sudah-ramadhan-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 07:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2007/09/26/sudah-ramadhan-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[	Terakhir nulis kyknya bln ramadhan kemaren, ehh skr baru nulis pas ramadhan lagi. 
	Bulan Ramadhan memang selalu membawa cerita yg berbeda bagi masing2 individu. Mulai dari menu &quot;spesial&quot; berbuka , taraweh dimasjid dekat rumah, tontonan tv yg serba Islam (cukup menjaga kualitas ibadah karena jam tayang &quot;the sexy custom in TV&quot; berkurang ) musik2 religius [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Terakhir nulis kyknya bln ramadhan kemaren, ehh skr baru nulis pas ramadhan lagi. </p>
	<p>Bulan Ramadhan memang selalu membawa cerita yg berbeda bagi masing2 individu. Mulai dari menu &quot;spesial&quot; berbuka , taraweh dimasjid dekat rumah, tontonan tv yg serba Islam (cukup menjaga kualitas ibadah karena jam tayang &quot;the sexy custom in TV&quot; berkurang ) musik2 religius dari band2 top indonesia. dan mungkin msh banyak lagi moment indah selama 1 bulan , dari tahun2 sebelumnya, terkenang.</p>
	<p>&quot;Selamat menunaikan ibada puasa&quot; kawan&#8230;&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2007/09/26/sudah-ramadhan-lagi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Sketsa..</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/30/sebuah-sketsa/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/30/sebuah-sketsa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2007 17:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>opinion</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/30/sebuah-sketsa/</guid>
		<description><![CDATA[	
	Jika ada pertanyaan mengenai olah raga yang paling populer didunia ini, maka sepakbola adalah jawabannya. Tidak ada orang yg tidak suka sepakbola. Tua, muda, pria ataupun wanita, semuanya suka sepakbola. Sebut saja MU, Juventus, Elbarca , arema dan masih banyak lagi klub-klub yg mampu menghipnotis para penggila bola dan supporternya.
	Dalam praktiknya, kejuaraaan sepakbola ternyata menelan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="left"><img width="504" height="360" border="0" src="http://bayusastra.blogsome.com/images/protesanggaransepakbola.gif" alt="" title="" /></p>
	<p align="left">Jika ada pertanyaan mengenai olah raga yang paling populer didunia ini, maka sepakbola adalah jawabannya. Tidak ada orang yg tidak suka sepakbola. Tua, muda, pria ataupun wanita, semuanya suka sepakbola. Sebut saja MU, Juventus, Elbarca , arema dan masih banyak lagi klub-klub yg mampu menghipnotis para penggila bola dan supporternya.</p>
	<p>Dalam praktiknya, kejuaraaan sepakbola ternyata menelan biaya yang tidak sedikit. Kesuksesan suatu klub menjuarai kejuaran sangat tergantung dari yang namanya &quot;anggaran pembinaan&quot;. Sepengetahuaan saya,&nbsp; anggaran untuk sepakbola ini diambilkan dari APBD, dan nilainya untuk masing-masing daerah juga bervariasi. Jika ternyata anggaran sepakbola lebih besar ketimbang anggaran kesehatan dan anggaran pendidikan apa yg akan terjadi?. mungkin saya tidak bisa menafikan&nbsp;bahwasanya adanya hubungan antara anggaran untuk sepakbola dengan anggaran kesahatan dan pendidikan&nbsp;dimana dibeberapa daerah yg mengalokasikan anggaran sepakbolanya&nbsp;&quot;gila-gilaan&quot; menjadi penyebab&nbsp;terjadinya beberapa kasus seperti&nbsp;busung lapar, kemiskinan kota,&nbsp;kualitas pendidikan menurun ??&nbsp;memang terlalu dini untuk dibuat sebuah kesimpulan. tapi cobalah kita pikirkan lagi ?</p>
	<p>Sepakbola hanyalah olahraga. tidak ada sebuah tendensi yang terselubung dibelakangnya. Sepakbola tidak mengakomodir sebuat kepentingan yang sifatnya massif. karena memang hanya sepakbola yang mempersatukan kita.</p>
	<p>saya berpendapat bahwa, sudah waktunya kita belajar untuk membuat manajemen sepakbola yag lebih profesional seperti beberapa klub lokal saat ini. dengan tidak memberatkan APBD, semangat&nbsp;olahraga akan terus membara !!!</p>
	<p>i love football&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
	<p>giriwahyu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/30/sebuah-sketsa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
