<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>a long journey</title>
	<link>http://bayusastra.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 04:14:57 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Ibnu Haitham, Ilmuwan Islam Peletak Dasar Penciptaan Kamera</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/07/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/07/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jul 2008 04:14:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
	<category>teknologi</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/07/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/</guid>
		<description><![CDATA[	

 



                     
	



	
                                 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<table width="85%" cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" align="center">
<tr>
<td valign="top"><font></font><font color="#880000"> </font><br />
<table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" class="size10">
<tr>
<td height="10" colspan="6"></td>
                     </tr>
	<tr>
<td width="20" height="25">
<div align="center"><img width="8" height="8" border="0" src="http://www.kebunhikmah.com/images/bullet.gif" /></div>
</td>
	<td width="58"></td>
                                            </tr>
                   </table>
	<table cellspacing="0" cellpadding="0" border="0" class="size10">
<tr>                                                                    </tr>
                   </table>
 </td>
                 </tr>
             </table>
	<p>(Seri Ilmuwan Islam)&nbsp;</p>
	<p>Diakui atau tidak kamera merupakan salah satu penemuan dan karya manusia yang terbilang sangat fenomenal. Melalui kamera, manusia bisa merekam dan mengabadikan beragam bentuk gambar mulai dari sel manusia hingga galaksi di luar angkasa. Teknologi kamera kini dikuasai Jepang dan negara Barat. </p>
	<p> Namun tahukah Anda bahwa prinsip-prinsip dasar kerja seluruh kamera telah diletakkan seribu tahun lalu oleh seorang sarjana Muslim? Peletak prinsip kerja kamera itu tak lain dan tak bukan adalah Ibnu Haitham. Dia adalah fisikawan Muslim terkemuka di era kekhalifahan. Beragam bidang ilmu seperti matematika, astronomi, kedokteran. dan kimia dikuasainya. Namun, dia paling jago dalam bidang optik dan fisika. Dialah pendiri fisika modern.</p>
	<p> Salah satu karya Al-Haitham yang paling menumental adalah ketika bersama muridnya, Kamaluddin berhasil meneliti dan merekam fenomena kamera obscura. Penemuan itu berawal ketika Al-Haitham mempelajari gerhana matahari. Untuk mempelajari fenomena gerhana, Al-Haitham membuat lubang kecil pada dinding yang memungkinkan citra matahari semi nyata diproyeksikan melalui permukaan datar. </p>
	<p> Kajian ilmu optik berupa kamera obscura itulah yang mendasari kinerja kamera yang saat ini digunakan umat manusia. Oleh kamus Webster, fenomena ini secara harfiah diartikan sebagai ruang gelap. Biasanya bentuknya berupa kertas kardus dengan lubang kecil untuk masuknya cahaya. Teori yang dipecahkan Al-Haitham itu telah mengilhami penemuan film yang kemudiannya disambung-sambung dan dimainkan kepada para penonton. </p>
	<p> Istilah kamera obscura yang ditemukan Al-Haitham pertama kali diperkenalkan di Barat oleh Joseph Kepler (1571 M - 1630 M). Terinspirasi kamera obscura dari Al-Haitam, pada tahun 1827 Joseph Nicephore Niepce di Prancis mulai menciptakan kamera permanen. Sekitar 60 tahun kemudian George Eastman lalu mengembangkan kamera yang lebih cangghi pada zamannya. Sejak itulah, kamera terus berubah mengikuti perkembangan teknologi. hri</p>
	<p>&nbsp;Smbr. :dicuplik dari :http://www.kebunhikmah.com/article-detail.php?artid=320</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/07/20/ibnu-haitham-ilmuwan-islam-peletak-dasar-penciptaan-kamera/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>”(ingin/akan) ku sempurnakan (sebagian yang lain) dari ibadahku”</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/06/19/p29/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/06/19/p29/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 19 Jun 2008 14:13:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>romantic</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/06/19/p29/</guid>
		<description><![CDATA[	 Bismillahirrohmaanirrohiim&#8230;  Telah kusampaikan sebab gundah hati ini padanya, Aku katakan padanya, &ldquo;aku mencintai dia, Aku mencintaimu karena Allah&rdquo;,  dan aku katakan juga &ldquo;aku ingin menikah denganmu&rdquo;.   
	(&rdquo;ya Allah, dia adalah wanita yang Engkau cintai karena akhlak dan aqidahnya, wanita yang ingin selalu dekat dengan-Mu ya Allah, wanita yang selalu menjaga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p> Bismillahirrohmaanirrohiim&#8230;  Telah kusampaikan sebab gundah hati ini padanya, Aku katakan padanya, &ldquo;aku mencintai dia, Aku mencintaimu karena Allah&rdquo;,  dan aku katakan juga &ldquo;aku ingin menikah denganmu&rdquo;.   </p>
	<p>(&rdquo;ya Allah, dia adalah wanita yang Engkau cintai karena akhlak dan aqidahnya, wanita yang ingin selalu dekat dengan-Mu ya Allah, wanita yang selalu menjaga dan memelihara dirinya dari keburukan dunia (insyaAllah)) Tidakkah cukup hal itu ku jadikan sebab mengapa aku ingin menikahinya ? (mengikuti firmanMu &rdquo;tidaklah kau menikah dengan wanita karena 4 hal,&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;dan pilihlah karena Aqidahnya maka engkau akan selamat)&rdquo;   </p>
	<p>Kucoba singkirkan jauh-jauh rasa bimbang, &rdquo;mampukah saya  menikahinya?&rdquo; kebimbangan itu terus berbisik dalam gelisahku. &rdquo;Kuteguhkan hati ini dengan mendekat kepada-Mu ya Rabb, ku tundukkan kepalaku, ku tengadahkan tanganku dan memohon bimbingan dari-Mu wahai Pemilik Seru Sekalian Alam&rdquo;.   </p>
	<p>Walaupun demikian, gelisahku masih saja mengusikku. Nalar rasionalku berkata &rdquo;kamu tidak punya biaya untuk memberanikan diri meminangnya bukan?, banyak yang harus terbiayai..&rdquo; belum lagi masalah keluargamu yang menghendaki kamu menyelesaikan studi- terkait &rdquo;kontrak-beasiswanya&rdquo;?  </p>
	<p>Ya Allah&#8230; aku tidak tahu harus memulai dari mana&#8230; Aku ingin menikah ya Allah&#8230;sungguh (insyaAllah) aku benar-benar ingin menikahinya. aku ingin membatasi diriku dengan menikah, aku ingin hidupku lebih berarti dengan hadirnya seseorang (yang Engkau cintai ya Allah) disisiku. Aku ingin mengikuti Sunnah Rasulku karena aku umatnya.  </p>
	<p>Aku juga ingin menyelesaikan studiku ya Allah&#8230;.<br />agar menjadi tauladan bagi anak-anakku kelak.   </p>
	<p>Aku percaya bahwa Allah SWT akan membimbingku..<br />Aku percaya bahwa Allah SWT sedang mengajariku..<br />Aku percaya bahwa Allah SWT akan menunjukkan jalanNya.<br />&quot;Bukankah Allah SWT menjamin akan memampukan umatnya jika nanti menikah!&quot;</p>
	<p> (Amiin..yaa robbal Aa&rsquo;lamiin</p>
	<p>malang,18 juli 08, 23.20,&nbsp;  ditulis dengan (pendekatan) sastra )</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/06/19/p29/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>untitled</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/27/untitled/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/27/untitled/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 27 May 2008 11:06:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>romantic</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/27/untitled/</guid>
		<description><![CDATA[	&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.&nbsp;
	Tertulis sebuah nama dalam diary mas Ariesta &ldquo;Hening, Sosok muslimah yang menyentuhku qolbuku, aku ingin menjadikannya sebagai istriku&rdquo; Ternyata mba hening begitu berpengaruh dalam kehidupan mas ariesta, dan ketika kembali membaca diari mas ariesta &ldquo;aku Ingin menikah, dengan hening, tapi belum ada biaya, dan bagaimana dengan Sari belum lulus kuliah, aku harus menanggung biaya sari, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;.&nbsp;</p>
	<p>Tertulis sebuah nama dalam diary mas Ariesta &ldquo;Hening, Sosok muslimah yang<br /> menyentuhku qolbuku, aku ingin menjadikannya sebagai istriku&rdquo; Ternyata mba<br /> hening begitu berpengaruh dalam kehidupan mas ariesta, dan ketika kembali<br /> membaca diari mas ariesta &ldquo;aku Ingin menikah, dengan hening, tapi belum ada<br /> biaya, dan bagaimana dengan Sari belum lulus kuliah, aku harus menanggung<br /> biaya sari, dan aku harus belajar menjadi kepala rumah tangga. &ldquo;Ya Allah<br /> yang maha pengasih lagi maha penyayang bantu lah aku berikan aku jalan atas<br /> cobaan yang terindah yang sedang aku hadapi&rdquo;</p>
	<p>&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&nbsp;</p>
	<p>(dicuplik tulisan dari cerpen (lanjutannya disini) http://darkprince.blog2.plasa.com/category/cerpen/)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/27/untitled/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>(untuk  direnungkan)</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/26/untuk-direnungkan/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/26/untuk-direnungkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 May 2008 09:40:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/26/untuk-direnungkan/</guid>
		<description><![CDATA[	 	  	 Memahami Hakikat Pernikahan Dalam Islam 	      
	
	 
	 Pernikahan bisa dipahami sebagai akad untuk beribadah kepada Allah, akad untuk menegakkan syariat Allah, akad untuk membangun rumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah. 
	 Pernikahan juga akad untuk meninggalkan kemaksiatan, akad untuk saling mencintai karena Allah, akad untuk [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<h3 class="post-title"> 	  	 Memahami Hakikat Pernikahan Dalam Islam 	      </h3>
	</p>
	<div align="justify"> </div>
	<div align="justify"> Pernikahan bisa dipahami sebagai akad untuk beribadah kepada Allah, akad untuk menegakkan syariat Allah, akad untuk membangun rumah tangga sakinah mawaddah wa rahmah. </div>
	<div align="justify"> Pernikahan juga akad untuk meninggalkan kemaksiatan, akad untuk saling mencintai karena Allah, akad untuk saling manghargai dan menghormati, akad untuk saling menerima apa adanya, akad untuk saling menguatkan keimanan, akad untuk saling membantu dan meringankan beban, akad untuk saling menasihati, akad untuk setia kepada pasangannya dalam suka dan duka, dalam kefakiran dan kekayaan, dalam sakit dan sehat. </div>
	<div align="justify"> Pernikahan berarti akad untuk meniti hari-hari dalam kebersamaan, akad untuk saling melindungi, akan untuk saling memberikan rasa aman, akad untuk saling mempercayai, akad untuk salinng menutupi aib, akad untuk saling mencurahkan perasaan, akad untuk berlomba menunaikan kewajiban, akad untuk saling memaafkan kesalahan, akad untuk tidak menyimpan dendam dan kemarahan, akad untuk tidak mengungkit-ungkit kelemahan, kekurangan dan kesalahan. </div>
	<div align="justify"> Pernikahan adalah akad untuk tidak melakukan pelanggaran, akad untuk tidak saling menyakiti badan, akad untuk lembut dalam perkataan, akad untuk santun dalam pergaulam, akad untuk indah dalam penampilan, akad untuk mesra dalam mengungkapkan keinginan, akad untuk saling mengembangkan potensi diri, akad untuk adanya saling keterbukaan yang melegakan, akad untuk saling menumpahkan kasih sayang, akad untuk saling merindukan, akad untuk tidak adanya pemaksaan kehendak, akad untuk tidak saling membiarkan, akad untuk tidak saling meninggalkan.</div>
	<div align="justify"> </div>
	<div align="justify"> Pernikahan juga bermakna akad untuk menebarkan kebajikan, akad untuk mencetak generasi berkualitas, akad untuk siap menjadi bapak dan ibu bagi anak-anak, akad untuk membangun peradaban dan akad untuk untuk segala yang bernama kebaikan.</p>
	<p>Dikutip dari Buku &ldquo;Pernak-pernik Rumah Tangga Islami&rdquo; Cahyadi Takariawan. </div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/05/26/untuk-direnungkan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>mengenal Digital Image Processing</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2008/02/20/mengenal-digital-image-processing/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2008/02/20/mengenal-digital-image-processing/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 20 Feb 2008 13:55:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2008/02/20/mengenal-digital-image-processing/</guid>
		<description><![CDATA[	Digital Image Proccess merupakan cabang ilmu pengetahuan yang membahas tentang image (gambar/citra). Tentang bagaimana citra/image itu dibuat, kemudian diteliti sumber/nilai data (digital) perangkainya dan pemanfaatanya saat ini.
	Sebuah image/gambar merupakan visualisasi 2Dimensi dari objek yang diambil. Gambar 2 dimensi ini memiliki bentuk (sebagai pengenalnya) dan juga warnanya.
	Pada dasarnya gambar-gambar ini memiliki nilai biner (matrix) sesuai dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Digital Image Proccess merupakan cabang ilmu pengetahuan yang membahas tentang image (gambar/citra). Tentang bagaimana citra/image itu dibuat, kemudian diteliti sumber/nilai data (digital) perangkainya dan pemanfaatanya saat ini.</p>
	<p>Sebuah image/gambar merupakan visualisasi 2Dimensi dari objek yang diambil. Gambar 2 dimensi ini memiliki bentuk (sebagai pengenalnya) dan juga warnanya.</p>
	<p>Pada dasarnya gambar-gambar ini memiliki nilai biner (matrix) sesuai dengan warnanya. Data-data tersebut tersusun didalam matrik berdasarkan ukuran image (data) nya. (..bersambung)</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2008/02/20/mengenal-digital-image-processing/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Sudah Ramadhan Lagi&#8230;</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2007/09/26/sudah-ramadhan-lagi/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2007/09/26/sudah-ramadhan-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 26 Sep 2007 07:51:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2007/09/26/sudah-ramadhan-lagi/</guid>
		<description><![CDATA[	Terakhir nulis kyknya bln ramadhan kemaren, ehh skr baru nulis pas ramadhan lagi. 
	Bulan Ramadhan memang selalu membawa cerita yg berbeda bagi masing2 individu. Mulai dari menu &quot;spesial&quot; berbuka , taraweh dimasjid dekat rumah, tontonan tv yg serba Islam (cukup menjaga kualitas ibadah karena jam tayang &quot;the sexy custom in TV&quot; berkurang ) musik2 religius [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Terakhir nulis kyknya bln ramadhan kemaren, ehh skr baru nulis pas ramadhan lagi. </p>
	<p>Bulan Ramadhan memang selalu membawa cerita yg berbeda bagi masing2 individu. Mulai dari menu &quot;spesial&quot; berbuka , taraweh dimasjid dekat rumah, tontonan tv yg serba Islam (cukup menjaga kualitas ibadah karena jam tayang &quot;the sexy custom in TV&quot; berkurang ) musik2 religius dari band2 top indonesia. dan mungkin msh banyak lagi moment indah selama 1 bulan , dari tahun2 sebelumnya, terkenang.</p>
	<p>&quot;Selamat menunaikan ibada puasa&quot; kawan&#8230;&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2007/09/26/sudah-ramadhan-lagi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Sebuah Sketsa..</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/30/sebuah-sketsa/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/30/sebuah-sketsa/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2007 17:06:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/30/sebuah-sketsa/</guid>
		<description><![CDATA[	
	Jika ada pertanyaan mengenai olah raga yang paling populer didunia ini, maka sepakbola adalah jawabannya. Tidak ada orang yg tidak suka sepakbola. Tua, muda, pria ataupun wanita, semuanya suka sepakbola. Sebut saja MU, Juventus, Elbarca , arema dan masih banyak lagi klub-klub yg mampu menghipnotis para penggila bola dan supporternya.
	Dalam praktiknya, kejuaraaan sepakbola ternyata menelan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="left"><img title="" height="360" alt="" src="http://bayusastra.blogsome.com/images/protesanggaransepakbola.gif" width="504" border="0" /></p>
	<p align="left">Jika ada pertanyaan mengenai olah raga yang paling populer didunia ini, maka sepakbola adalah jawabannya. Tidak ada orang yg tidak suka sepakbola. Tua, muda, pria ataupun wanita, semuanya suka sepakbola. Sebut saja MU, Juventus, Elbarca , arema dan masih banyak lagi klub-klub yg mampu menghipnotis para penggila bola dan supporternya.</p>
	<p>Dalam praktiknya, kejuaraaan sepakbola ternyata menelan biaya yang tidak sedikit. Kesuksesan suatu klub menjuarai kejuaran sangat tergantung dari yang namanya &quot;anggaran pembinaan&quot;. Sepengetahuaan saya,&nbsp; anggaran untuk sepakbola ini diambilkan dari APBD, dan nilainya untuk masing-masing daerah juga bervariasi. Jika ternyata anggaran sepakbola lebih besar ketimbang anggaran kesehatan dan anggaran pendidikan apa yg akan terjadi?. mungkin saya tidak bisa menafikan&nbsp;bahwasanya adanya hubungan antara anggaran untuk sepakbola dengan anggaran kesahatan dan pendidikan&nbsp;dimana dibeberapa daerah yg mengalokasikan anggaran sepakbolanya&nbsp;&quot;gila-gilaan&quot; menjadi penyebab&nbsp;terjadinya beberapa kasus seperti&nbsp;busung lapar, kemiskinan kota,&nbsp;kualitas pendidikan menurun ??&nbsp;memang terlalu dini untuk dibuat sebuah kesimpulan. tapi cobalah kita pikirkan lagi ?</p>
	<p>Sepakbola hanyalah olahraga. tidak ada sebuah tendensi yang terselubung dibelakangnya. Sepakbola tidak mengakomodir sebuat kepentingan yang sifatnya massif. karena memang hanya sepakbola yang mempersatukan kita.</p>
	<p>saya berpendapat bahwa, sudah waktunya kita belajar untuk membuat manajemen sepakbola yag lebih profesional seperti beberapa klub lokal saat ini. dengan tidak memberatkan APBD, semangat&nbsp;olahraga akan terus membara !!!</p>
	<p>i love football&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
	<p>giriwahyu</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/30/sebuah-sketsa/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>swa sembada beras &#8230;</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/21/swa-sembada-beras/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/21/swa-sembada-beras/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 21 Jan 2007 10:40:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/21/swa-sembada-beras/</guid>
		<description><![CDATA[	
	Kebutuhan akan ketersediaan makanan pokok yang satu ini akan selalu meningkat setiap tahunnya. Tunggukwulung (foto:doc) merupakan salah satu wilayah di&nbsp;kecamatan yg berada&nbsp;dikota malang penghasil padi. saya tidak tahu persis berapa luas lahan yang ditanami padi setiap tahunnya. hanya memang terjadi pengurangan lahan sewaktu-waktu. 
	&nbsp;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img title="" height="340" alt="" src="http://bayusastra.blogsome.com/images/swasembadakecil.gif" width="454" border="0" /></p>
	<p>Kebutuhan akan ketersediaan makanan pokok yang satu ini akan selalu meningkat setiap tahunnya. Tunggukwulung (foto:doc) merupakan salah satu wilayah di&nbsp;kecamatan yg berada&nbsp;dikota malang penghasil padi. saya tidak tahu persis berapa luas lahan yang ditanami padi setiap tahunnya. hanya memang terjadi pengurangan lahan sewaktu-waktu. </p>
	<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2007/01/21/swa-sembada-beras/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>mudik yukk&#8230;</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2006/10/20/mudik-yukk/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2006/10/20/mudik-yukk/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Oct 2006 16:18:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2006/10/20/mudik-yukk/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;
	Sudah menjadi kebiasaan buat saya mudik kekampung halaman. Melihat hamparan sawah nan hijau, bersendagurau dengan kawan lama menertawakan kebodohan masa lalu, riuh canda tawa dan tangis adik2ku tersayang dan masih banyak segudang cerita masa lalu yang tetap terekan dalam ubun2 kepalaku. Mudik kali ini terasa spesial. Pertama ini mudik yang pertamakalinya pake spedamotor (malang-mataram), ndirian [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>&nbsp;</p>
	<p><img title="" height="313" alt="" src="http://bayusastra.blogsome.com/images/mudik.jpg" width="240" border="0" />Sudah menjadi kebiasaan buat saya mudik kekampung halaman. Melihat hamparan sawah nan hijau, bersendagurau dengan kawan lama menertawakan kebodohan masa lalu, riuh canda tawa dan tangis adik2ku tersayang dan masih banyak segudang cerita masa lalu yang tetap terekan dalam ubun2 kepalaku. Mudik kali ini terasa spesial. Pertama ini mudik yang pertamakalinya pake spedamotor (malang-mataram), ndirian lagi. Kedua, waktunya hampir mepet lebaran. (soale jarang2 mudik pas mepet2 lebaran, biasanya 1 minggu / 2 minggu menjelang lebaran). ketiga, ini mudik pertama pasca kelulusan, kempat&#8230;kelima&#8230;(tpi tenang aja, ini mudik sya blum bawa cucu kok buat ibu..hee ).</p>
	<p>Posting ini saya tulis pas lagi diketapang..nyampe diketapang agak kemaleman akhirnya nunggu pagi aja ngelanjutin perjalanan. untung aja ada gerainya speedy, jadi bisa ol&#8230;.(bukan promo lho )..</p>
	<p>Kembali lagi soal mudik&#8230;bagaimana dengan anda ? </p>
	<p>(klo ada cerita, pengalaman yang unik / menarik bisa dilink-kan dong&#8230;)&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2006/10/20/mudik-yukk/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>ngelantur&#8230;</title>
		<link>http://bayusastra.blogsome.com/2006/10/14/ngelantur/</link>
		<comments>http://bayusastra.blogsome.com/2006/10/14/ngelantur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Oct 2006 17:35:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>Umum</category>
		<guid>http://bayusastra.blogsome.com/2006/10/14/ngelantur/</guid>
		<description><![CDATA[	
	Klo ada pertanyaan yang menanyakan perbedaan antara seorang buruh, bos dan pengangguran&#8230;saya akan menjawab &quot;perbedaannya hanya pada waktu yang mereka habiskan&quot;. Sang buruh menghabiskan waktunya untuk mendapatkan penghasilan, entah itu ia bekerja keras / santai-santai dikantor, dia harus &#8216;menjual&#8217; waktu yang ia miliki. Dengan begitu sang&nbsp; buruh tidak akan pernah bisa melakukan segala yang ia [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><img title="" height="153" alt="" src="http://bayusastra.blogsome.com/images/employ.gif" width="150" align="left" border="0" /></p>
	<p>Klo ada pertanyaan yang menanyakan perbedaan antara seorang buruh, bos dan pengangguran&#8230;saya akan menjawab &quot;perbedaannya hanya pada waktu yang mereka habiskan&quot;. Sang buruh menghabiskan waktunya untuk mendapatkan penghasilan, entah itu ia bekerja keras / santai-santai dikantor, dia harus &#8216;menjual&#8217; waktu yang ia miliki. Dengan begitu sang&nbsp; buruh tidak akan pernah bisa melakukan segala yang ia senangi ( belajar mungkin ). Dengan waktu yang terbuang itu, sang buruh hanya sibuk memikirkan dirinya sendiri. ( Klo bukan urusan perut apa lagi ? )</p>
	<p>Bagaimana dengan si Boss ? Si Boss akan menghabiskan waktunya dengan berfikir bagaimana uang yang ada dikantongnya bisa berlipat-lipat jumlahnya. Si Boss tidak akan pernah kelhatan santai. Mungkin yang dia lakukan setiap harinya adalah berkeliling ( jika dia Bos Pedagang : dia akan berkeliling dari satu tempat ketempat yang lain menjual apa yang dia bisa jual ). Si Boss tidak pernah bisa menikmati hasil jerih payahnya dengan nyaman.</p>
	<p>Sangat berbeda dengan yang satu ini, seorang pengangguran memiliki waktu yang longgar. Si Penganggur dapat memikirkan dan melakukan hal&nbsp;yang dia suka. Klo dia mau, dia bisa berpikir bagaimana cara mendapatkan penghasilan. dan klo dia mau pula, dia akan menghabiskan waktunya disudut ruang perpustakaan dengan berlembar-lembar kertas dibawah matanya.. sambil memikirkan bagaimana nasib bangsa ini kelak.</p>
	<p>Bagi saya, masing-masing dari ketiga orang yang diatas bukan mewakili sosok yang ideal. hanya tinggal bagaimana mensikapi..</p>
	<p>Yah&#8230;namanya juga ngelantur ..jadi jg dianggap serius&nbsp;| ok.</p>
	<p>bayusastra&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bayusastra.blogsome.com/2006/10/14/ngelantur/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
